Pernyataan Benny Mamoto Viral Soal Insiden Brigadir J, Sebut Bharada E Juara Menembak

Alhasil menurut Edwin apa yang didapat LPSK, berbeda dengan keterangan sebelumnya dari Polres Jakarta Selatan yang menyebut Bharada E bukan penembak biasa. Kala itu Polres Jakarta Selatan menyebut Bharada E merupakan penembak wahid alias nomor satu di Resimen Pelopor Korps Brimob. Sehingga, ia piawai dalam hal memegang senpi.

Sementara untuk keterangan sprin soal sopir yang ditugaskan Bharada E, lanjut Edwin, didapat dari konfirmasi langsung ketika melakukan pemeriksaan terhadapnya.

“Ya, itu keterangan dari Bharada E. Jadi di antara 8 orang anggota Polri yang menempel di Pak Sambo menurut Bharada E, tiga di antaranya adalah spirinnya adalah pengemudi,” sebutnya.

Sementara untuk sprin Brigadir J yang dikatakan sebagai sopir Istri Kadiv Propam, Edwin malah mendapatkan keterangan jika dialah yang disimpan sebagai ajudan sebagaimana sprin yang dilayangkan bersama Deden alias Brigadir Deden.

“Ya informasi yang kami peroleh, ya kalau Brigadir Yoshua itu ADC. ADC yang cukup lama di Pak Sambo bersama Daden. Jadi Brigadir J sama Daden sudah menempel di Pak Sambo 2 tahun,” tuturnya.

Di samping itu, LPSK juga memastikan jika proses permohonan Bharada E sebagai saksi justice collaborator (JC) atau pelaku yang bekerja sama pascapenetapan tersangka oleh Bareskrim Polri Rabu 3 Agustus 2022 malam, masih diselidiki.

“Pertama gini, kami dalam proses penelaahan permintaan dari Bharada E. Kemudian yang kedua, memang dalam konteks status tersangka itu sesuai undang-undang, hanya diberikan perlindungan apabila dia sebagai justice collaborator atau pelaku yang bekerja sama,” kata Edwin.

Hal itu sebagaimana diatur dalam UU Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban dan syaratnya diatur dalam Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 4 Tahun 2011 asalkan salah bukan pelaku utama.

Aturan untuk menjadi JC, kata dia, telah dijelaskan sejak awal ketika melangsungkan proses pemeriksaan terhadap Bharada E beberapa waktu lalu. Pasalnya, Edwin sudah diperkirakan jika Bharada E bakal dijadikan tersangka.

“Kami sudah dijelaskan, dengan Bharada E perlindungan justice collaborator. Jadi kami sudah memprediksi bahwa dalam waktu atau Bharada E akan ditetapkan sebagai tersangka,” ucapnya.

“Kami sudah menjelaskan kepada Bharada E apabila dia menjadi JC apa saja yang membedakannya, apa saja reward-nya,” tambah dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »