Menteri Olahraga Arab Saudi Buka Suara soal Rumor Kepindahan Cristiano Ronaldo ke Negaranya

24 November 2022 21:23 WIB

Dalam wawancara dengan Piers Morgan beberapa waktu lalu, Cristiano Ronaldo mengakui bahwa dirinya sudah ditawari kontrak senilai USD 360 juta selama dua tahun oleh salah satu klub Liga Arab Saudi.

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Menteri Olahraga Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Turki Al-Faisal akhirnya buka suara atas upacara yang santer beredar soal kepindahan Cristiano Ronaldo ke salah satu klub Liga Arab Saudi.

Disindir tentang kemungkinan kedatangan Ronaldo di Liga Arab Saudi dalam sebuah wawancara dengan sebuah organisasi berita AS, yang dia jawab: “Saya tidak tahu, itu jawabannya langsung. Saya membaca hal yang sama seperti yang Anda baca di berita… Saya tidak tahu apa rencana masa depannya.”

Namun, ketika didesak lebih lanjut, dia menambahkan bahwa dirinya akan senang melihat CR-7 bermain di negaranya.

Sering Paksakan Aturan kepada Negara Lain, China Sebut NATO Sudah Kelewat Batas

“Mengapa tidak? Kami memiliki liga yang kuat. Di setiap tim, kami memiliki tujuh pemain asing yang bermain dan kami ingin meningkatkannya. Tim kami bermain di level teratas di Asia. Sepak bola kuat di Saudi. Jadi mengapa tidak?”

Sejak berpisah dengan Manchester United awal pekan ini, mega bintang sepakbola asal Portugal tersebut disebut-sebut akan merapat ke klub Arab Saudi, Al-Nassr.

Pengawasan media yang intensif di balik potensi penutupan pemenang Ballon d’Or lima kali ke Timur Tengah dimulai setelah dia mengakui dalam sebuah wawancara dengan penyiar Inggris Piers Morgan bahwa klub yang berbasis di Saudi telah menawarinya kontrak senilai USD360 juta selama dua tahun. Dia kemudian mengklarifikasi bahwa pada saat itu dia menolak kesepakatan itu.

Namun, Ronaldo kini tidak lagi membela satu pun klub, apalagi Newcastle United juga dikabarkan menolak kesempatan untuk mengontraknya.

Dalam situasi di mana dia tidak dapat menemukan klub untuk dirinya sendiri di Eropa, Ronaldo mungkin tidak dapat menahan godaan dari kesepakatan besar tersebut. Selain itu, tidak banyak klub yang mampu membayar gaji mingguannya yang sangat besar yaitu lebih dari $600.000. Namun klub Saudi dikabarkan telah menawarinya lebih dari itu.

Parlemen Rusia Keluarkan RUU Anti Propaganda LGBTQ, Siapkan Denda Besar bagi Para Pelanggar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »