Enggak Tanggung-tanggung, Toyota Kuasai 52 Persen Pasar MPV Indonesia – Berita Otomotif

JAKARTA – Toyota mengklaim menguasai sebagian pasar kendaraan multi purpose vehicle (MPV) di Indonesia.

Total penjualan wholesales (distribusi pabrikan ke diler) tujuh MPV Toyota pada Januari-Desember 2022, menurut keterangan resmi pada awal pekan ini, digadang-gadang mencapai 191.010 unit.

Terdapat peningkatan 21 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy).

Adapun daftar modelnya, jika menilik situs resmi mereka, terdiri dari Toyota Calya, Toyota Avanza, Toyota Veloz, Toyota Kijang Innova/Kijang Innova Zenix, Toyota Voxy, Toyota Alphard, Toyota Vellfire.

Model-model tersebut diklaim 52 persen dari pasar MPV nasional. Sementara, kontribusi model ketujuh itu terhadap penjualan Toyota mencapai 57,64 persen.

Model MPV Toyota yang paling laris adalah Avanza, dengan suplai sebanyak 60.619 unit ke pasar. Jika digabungkan dengan Veloz, angkanya menjadi 92.641 unit.

Kijang Innova dan Kijang Innova Zenix—generasi ketujuh yang meluncur November 2022—terdistribusikan sebanyak 46.933 unit.

“Angka penjualan Toyota sepanjang 2022 cukup menggambarkan kultur masyarakat Indonesia yang mengarah ke sana (MPV), di mana kemampuan akomodasi barang dan orang dari MPV yang optimal menjadi favorit masyarakat Indonesia,” nilai Marketing Director PT. Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy terhadap himbauan mereka.

Sebagai informasi, MPV masih menjadi salah satu jenis mobil favorit masyarakat Indonesia.

Namun, menurut pelaku industri dalam berbagai kesempatan, kepopulerannya kini sudah makin tersaingi oleh kendaraan berjenis sport utility vehicle (SUV).

Toyota Kijang Innova Zenix

Lebih lanjut, Toyota sendiri sepanjang tahun lalu membukukan penjualan grosir 331.410 unit. Terjadi kenaikan 12,1 persen yoy dari sebelumnya 295.768 unit.

Total pasar mobil nasional untuk seluruh segmen, di sisi lain, tumbuh 18,1 persen yoy dari 887.202 unit menjadi 1.048.040 unit.

Pangsa pasar Toyota, jika menilik data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengecil dari 33,3 persen menjadi 31,6 persen.

“Semakin membaiknya perekonomian nasional dan peningkatan daya beli masyarakat memberikan dampak positif terhadap kinerja penjualan industri otomotif, termasuk Toyota. Kami hingga bersyukur saat ini masih bisa berjalan selaras dengan pasar serta mempertahankan tren pertumbuhan positif penjualan sepanjang 2022 hingga mencapai lebih dari 331.000 unit,” ujar Vice President Director TAM Henry Tanoto. [Xan/Ses]

>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<<<

Unduh Aplikasi Mobil 123 di iOS atau Android untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »