Cholid Mahmud Sebut Etika Demokrasi Pancasila Tergerus Kepentingan Politik

YOGYAKARTA, iNews.id – Anggota MPR asal DIY Cholid Mahmud mengatakan, etika demokrasi Pancasila sudah tergerus kepentingan politik. Etika demokrasi diperlukan untuk menciptakan pemerintahan yang kondusif.

“Demokrasi sering disalahartikan sebagai kebebasan mutlak sehingga membuat orang bertindak sewenang-wenang,” kata anggota MPR Cholid Mahmud saat Sosialisasi MPR yang dihadiri para pemuda, tokoh masyarakat Bantul di Hotel Burza Jogokaryan Yogyakarta, Senin (8/8/2022).

Menurut Cholid, demokrasi tidak membatasi suara atau kebebasan rakyat. Namun demokrasi membatasi peran pemerintah agar tidak bertindak sewenang-wenang. Negara ini memegang prinsip demokrasi Pancasila. Nilai-nilai Pancasila inilah yang menjadi dasar dalam praktik demokrasi, kebebasan dan aspirasi rakyat adakah hal utama.

“Kalau kebebasan itu tidak dilandasi pada hukum yang jelas maka akan menimbulkan konflik,” ujar anggota DPD asal DIY ini.

Etika politik saat ini seolah-akan hilang tergerus zaman. Terbukti pasangan gubernur/wakil gubernur, ataupun bupati/wakil bupati malah seperti berseteru keduanya terpilih. Kedua akan bersaing dan saling menyalip serta mengatur strategi masing-masing untuk saling mengalahkan di Pilkada berikutnya.

Editor : Kuntadi Kuntadi

Bagikan Artikel:

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »