19 Rumah di 2 Kecamatan di Pamekasan Rusak Akibat Bencana Alam

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan meninjau salah satu rumah warga di Kecamatan Pakong yang rusak akibat angin kencang. ANTARA/Abd. Aziz

GenPI.co Jatim – Total 19 rumah di dua kecamatan di Pamekasan rusak, akibat bencana alam yang terjadi selama dua hari terakhir.

Bencana alam yang terjadi berupa hujan deras disertai angin kencang.

BPBD Pamekasan mengatakan, dua kecamatan itu adalah di Kecamatan Pakong dan Kecamatan Pegantenan.

BACA JUGA: Duh, Sudah Ada 16 Kasus KDRT di Banyuwangi Hingga Agustus 2022

Di Kecamatan Pakong terdapat empat rumah rusak di Desa Bicorong, dua rumah rusak di Desa Lebbek, satu rumah rusak di Desa Klompang Barat dan tujuh rumah rusak di Desa Cenlecen.

Kemudian di Kecamatan Pegantenan, kerusakan rumah terjadi di Bulangan haji satu rumah, Desa Tlagah dua rumah, Desa Tebul Timur satu rumah, Desa Bulangan Timur dua rumah.

BACA JUGA: Buntut Tragedi Kanjuruhan, Kapolres Malang Dicopot

“Rata-rata kerusakan pada atap rumah dan asbes, serta plafon rumah,” kata Juru Bicara Tim Penanggulangan Bencana pada Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Pemkab Pamekasan Yusuf Wibisono, Senin (3/10).

Sementara kepala BPBD Pamekasan Amin Jabir, foto sudah disesuaikan dengan Dinsos Pemkab Pamekasan untuk melaporkan jumlah korban bencana alam.

BACA JUGA: Update Data Korban Tragedi Kanjuruhan Terbaru Versi Polri, Berikut Rinciannya

Selain angin kencang, BPBD Pamekasan juga mencatat bencana lain di sana adalah banjir dan tanah longsor.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di berita Google

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »